Bayangkan sebuah negara tanpa budaya—tanpa bahasa yang diwariskan, tanpa tarian yang menggambarkan jiwa, tanpa cerita yang diceritakan dari generasi ke generasi. Negeri seperti itu mungkin terlihat maju, mungkin tampak megah, tetapi hampa. Sebab budaya adalah identitas; ia yang memberi warna, karakter, dan arah.